Memilih Sepatu yang Tepat dan Pas

SEPATU merupakan salah satu barang kesukaan para wanita. Dan sepatu hak tinggi merupakan barang must have bagi wanita agar terlihat cantik dan menawan. Itu benar. Tapi jika dipakai terlalu sering dan lama, sepatu hak tinggi membuat kaki dan jemari Anda tidak pada posisi yang natural. Akibatnya kulit kaki menjadi lebih keras (kapalan) dan sakit apabila bergesekan dengan sepatu.

Karena tak jarang menyengsarakan kaki, orang lalu dianjurkan untuk mengenakan sepatu hak tinggi pada acara-acara tertentu saja. Semakin bertambah umur, semakin lebar dan panjang ukuran kaki. Bantalan kaki di tumit dan ujung kaki pun akan menipis. Ketika seorang wanita mengenakan sepatu hak tinggi (5 cm atau lebih), kakinya tidak lagi menahan beban tubuh secara merata. Ia akan sulit menjaga keseimbangan. Berikut ini tip cermat memilih sepatu yang baik dan tepat:

Pilihlah hak sepatu sewajarnya

Pilihlah sepatu hak pendek dengan tinggi 3.8 cm atau kurang dan bantalan tumit yang lebar. Bantalan tumit yang kecil kurang baik karena tidak bisa men-support kaki dengan sempurna. Ingat, kaki merupakan fondasi tubuh Anda. Janganlah karena keinginan untuk terlihat fashionable itu Anda lalu jadi sulit untuk berdiri, duduk, dan berjalan.

Periksalah ukuran sepatu

Kaki akan bertambah panjang dan bertambah lebar seiring dengan bertambahnya usia. Tidak perlu mengukur kaki setiap kali membeli sepatu, tapi periksalah ukuran sepatu setiap beberapa tahun sekali. Supaya lebih tepat, sebaiknya Anda berdiri ketika mengukur kaki Anda karena kaki akan melebar ketika Anda berdiri.

Jangan mengandalkan ukuran sepatu saja

Periksalah ukuran sepatu (sudah benar-benar pas) dan rasakan kenyamanan sepatu tersebut ketika di kaki Anda. Ukuran sepatu bisa berbeda-beda dari satu merek dengan merek lainnya dan dari satu model ke model lainnya.

Bandingkan lebar sepatu dengan lebar kaki

Berdirilah dan taruh sepatu di samping kaki Anda. Bandingkan mana yang lebih lebar. Sepatunya atau kakinya? Jangan membeli sepatu yang terlalu sempit, walaupun Anda sangat menyukainya. Sepatu yang terlalu panjang dan lebar dapat membuat kaki tergelincir atau cedera. Pola tapak kaki yang berbeda membuat Anda harus lebih teliti dalam memilih sepatu. Orang dengan telapak kaki lebar harus memilih sepatu dengan pola tapak lebih lebar, daripada sepatu yang mempunyai pola tapak sempit.

Cobalah kedua sepatu sebelum membeli

Apakah kedua sepatu nyaman dipakai? Banyak orang punya ukuran kaki yang tidak sama, yang satu lebih besar dan sebaliknya. Jika Anda mempunyai kaki yang seperti ini, pilihlah sepatu yang ukurannya pas di kaki yang lebih lebar. Pastikan ukuran sepatu tersebut mempunyai cukup ruang bebas (paling tidak seukuran jari) yang diukur dari ujung sepatu sampai ujung jari terpanjang.

Jangan percaya omongan “nanti juga muat”

Sepatu haruslah langsung nyaman ketika dikenakan. Jangan beli sepatu yang ukurannya kecil, walaupun orang mengatakan bahwa kemudian nanti sepatu itu akan pas dengan kaki Anda setelah dipakai beberapa lama. Jangan percaya omongan itu!

Tanyakan tentang kebijakan mengembalikan barang yang sudah dibeli

Di Indonesia memang sering tertulis di bon “Barang yang sudah dibeli tidak dapat ditukar atau dikembalikan”. Tapi tidak ada salahnya menanyakan kepada pihak toko apakah sepatu yang sudah dibeli itu bisa dikembalikan atau ditukar. Alasannya, bisa saja nanti sepatu yang sudah dibeli ternyata tidak nyaman dipakai. Kalau tidak ada tanda-tanda kerusakan, toko bisa saja menerima kembali sepatu yang sudah dibeli (atau menukarnya dengan sepatu lain).

Perhatikan bahan sepatu dan model

Pilihlah bahan sepatu yang fleksibel dan memungkinkan kaki Anda untuk “bernapas”, seperti sepatu kulit atau rajutan nilon. Hindari sepatu yang kira-kira bisa menyebabkan gesekan terus-menerus dengan kaki Anda.

Sol keseimbangan

Sepatu yang dipilih sebaiknya tidak terlalu tebal agar tidak membatasi ruang gerak normal kaki untuk berjalan. Sol sepatu yang berbentuk bakiak dapat mempengaruhi stabilitas kaki ketika Anda berjalan. Jenis sepatu yang baik sekarang biasanya menggunakan tiga jenis lapisan sol.

Source : http://lifestyle.okezone.com

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: